Sepakati Reformasi Kepolisian, Prabowo Akan Bentuk Komisi Khusus

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Sabtu, 13 September 2025 | 10:59 WIB
Ilustrasi Polisi (Foto: Shutterstock via GoodStats)
Ilustrasi Polisi (Foto: Shutterstock via GoodStats)


Sumbardaily.com, Jakarta – Isu reformasi kepolisian menjadi salah satu agenda penting dalam pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah tokoh Gerakan Nurani Bangsa (GNB) di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (11/9/2025). Dialog yang berlangsung selama hampir tiga jam ini tidak hanya membahas reformasi politik, ekonomi, dan penegakan hukum, tetapi juga menyoroti perlunya pembentukan tim atau komisi reformasi kepolisian sebagai langkah konkret menata ulang institusi kepolisian.





Menteri Agama Nasaruddin Umar, yang ikut dalam pertemuan tersebut, menegaskan bahwa Presiden Prabowo memberi jawaban terbuka atas beragam pertanyaan yang diajukan tokoh bangsa.





“Hampir tiga jam dialog yang sangat terbuka, sangat penuh keakraban antara tokoh lintas agama, tokoh bangsa bersama dengan Bapak Presiden. Dengan begitu terbuka, Bapak Presiden memberikan jawaban terhadap pertanyaan-pertanyaan dari tokoh Nurani Bangsa ini,” ujarnya kepada awak media.





Reformasi Kepolisian Jadi Sorotan





Dalam pertemuan itu, reformasi kepolisian muncul sebagai salah satu isu yang paling mendapat perhatian. Tokoh GNB, Gomar Gultom, menegaskan bahwa publik menuntut adanya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja aparat kepolisian. Menurutnya, Presiden Prabowo memberikan respons positif atas usulan tersebut.





“Tadi juga disampaikan oleh Gerakan Nurani Bangsa perlunya evaluasi dan reformasi kepolisian yang disambut juga oleh Pak Presiden akan segera membentuk tim atau komisi reformasi kepolisian,” jelas Gomar.





Pernyataan ini mempertegas komitmen pemerintah untuk melakukan perbaikan mendasar di tubuh Polri. Desakan reformasi bukan hal baru, mengingat selama ini publik menyoroti praktik penegakan hukum yang dinilai masih jauh dari prinsip transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme. Dengan terbentuknya komisi khusus, diharapkan reformasi Polri dapat berjalan lebih terarah, terukur, dan independen.





Dukungan dari Tokoh Bangsa





Tokoh senior Quraish Shihab menyampaikan bahwa dialog bersama Presiden Prabowo memberi pencerahan sekaligus memperkuat optimisme terhadap masa depan bangsa. Ia menggarisbawahi sikap terbuka Presiden yang bersedia mendengarkan kritik dan masukan dari masyarakat sipil.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X