Tak hanya itu, Pemko Pariaman juga mendapat dukungan dari pemerintah pusat berupa lima paket Jaringan Irigasi Tingkat Usaha Tani (JITUT) yang dialokasikan untuk Kecamatan Pariaman Utara.
Program ini diharapkan membantu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat sistem irigasi petani di wilayah terdampak.
“Mudah-mudahan program dari pusat ini bisa dirasakan manfaatnya oleh para petani kita,” tambah Yota.
Dengan kombinasi penyemprotan, pemberian benih tahan hama, serta dukungan irigasi dari pemerintah pusat, Pemko Pariaman berupaya menekan risiko gagal panen.
Namun, petani tetap diminta waspada dan bekerja sama dengan pemerintah untuk mengantisipasi serangan hama yang berulang. (red)