Sumbardaily.com, Padang – Industri sepak bola kian dipandang sebagai ladang profesi yang menjanjikan. Tidak hanya terbatas pada pemain dan pelatih, dunia sepak bola juga melibatkan bidang sport science, data analysis, broadcasting, hingga manajemen digital. Gambaran luas tentang ekosistem ini diperkenalkan kepada mahasiswa Universitas Negeri Padang (UNP) melalui program BRI Goes To Campus yang digelar Selasa (9/9/2025).
Program yang diinisiasi oleh I.League bersama Bank Rakyat Indonesia (BRI) ini sebelumnya sukses digelar pada musim perdana BRI Liga 1 2024/2025. UNP menjadi kampus pertama di Sumatera Barat (Sumbar) yang mendapat kesempatan menjadi tuan rumah pada musim kedua. Antusiasme pun tinggi, terlihat dari 1.907 mahasiswa yang memadati auditorium sejak pukul 08.00 WIB.
Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Sumbar, Vasko Ruseimy, serta dihadiri Rektor UNP, Krismadinata, Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan, Prof. Nurul Ihsan, dan sejumlah dosen. Kehadiran manajer Semen Padang FC, Masykur Rauf, bersama dua pemain Kabau Sirah, Rosad Setiawan dan Alhassan Wakaso, menambah semarak kegiatan.
Perwakilan I.League dalam sambutannya menegaskan bahwa sepak bola adalah industri besar yang membuka peluang kerja bagi banyak bidang keahlian.
“Kami ingin mahasiswa melihat bahwa sepak bola tidak hanya soal pertandingan. Ada ruang bagi sport science, analisis data, penyiaran, digital marketing, sport management, hingga ranah hukum olahraga. Semua bisa berkontribusi sesuai kompetensi masing-masing,” ujarnya.
Selain seminar, acara ini menghadirkan exhibition area dengan pengalaman interaktif. Mahasiswa dapat mencoba permainan berhadiah tiket laga Semen Padang melawan PSBS Biak, serta mengenal lebih dekat teknologi Video Assistant Referee (VAR) dan fakta-fakta seputar kompetisi sepak bola nasional.
Keseruan berlanjut dengan sesi kelas tematik. Mahasiswa dibagi dalam kelompok kecil untuk mengenal peran strategis berbagai posisi dalam organisasi pertandingan, mulai dari medical officer, media officer, marketing officer, security officer, hingga Local Organizing Committee (LOC).