Polisi Buru Sopir Bus Atlet Karate Sumut Kecelakaan di Tol Padang-Sicincin

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Senin, 8 September 2025 | 16:24 WIB
Bus rombongan atlet karate Sumut kecelakaan di exit tol Padang-Sicincin, Senin dini hari (8/9/2025). Dua orang pelajar tewas, sopir kabur usai kecelakaan. (Foto: Istimewa)
Bus rombongan atlet karate Sumut kecelakaan di exit tol Padang-Sicincin, Senin dini hari (8/9/2025). Dua orang pelajar tewas, sopir kabur usai kecelakaan. (Foto: Istimewa)


Sumbardaily.com, Padang – Kecelakaan tragis menimpa bus rombongan atlet karate asal Sumatera Utara (Sumut) di Exit Tol Padang-Sicincin, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar), Senin (8/9/2025) dini hari. Insiden ini menewaskan dua pelajar dan menyebabkan puluhan penumpang lainnya mengalami luka-luka.





Bus pariwisata milik PT Antar Lintas Sumatera (ALS) tersebut membawa 31 penumpang, seluruhnya pelajar yang tengah menuju Kota Padang untuk mengikuti kejuaraan karate. Dua korban jiwa diketahui bernama Muhammad Dhijey Lexie (17) dan Fakhri Akbar Faris Asseweth (11).





Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polres Padang Pariaman, Iptu Ruci Chandra, mengungkapkan pihaknya langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memintai keterangan sejumlah saksi yang merupakan penumpang bus. Polisi kini memburu sopir bus yang melarikan diri setelah kecelakaan.





“Untuk identitas sopir belum diketahui karena ia melarikan diri usai kejadian. Kami juga sudah berkoordinasi dengan pihak perusahaan otobus ALS selaku pemilik bus pariwisata tersebut,” ujar Ruci, Senin (8/9/2025).





Sopir Diduga Mengantuk atau Tidak Kuasai Medan





Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, polisi menduga penyebab kecelakaan kemungkinan karena sopir mengantuk atau tidak menguasai medan jalan.





“Dari informasi penumpang, sopir beberapa kali menanyakan arah jalan selama perjalanan. Ada kemungkinan ia kelelahan atau tidak paham jalur tol,” jelas Ruci.





Seluruh korban, baik yang mengalami luka maupun meninggal dunia, telah dievakuasi ke Medan, Sumatera Utara. “Tidak ada lagi korban yang dirawat di rumah sakit di Sumbar, semua sudah dipulangkan ke Medan,” tambah Ruci.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X