Sumbardaily.com, Padang – Menyambut peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI), Hotel Truntum Padang menggelar aksi sosial yang sarat makna historis. Melalui kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) bertajuk “80 Tahun Indonesia Merdeka: Truntum Peduli, Merawat Warisan Kota”, manajemen dan seluruh staf hotel melakukan bersih-bersih serta pengecatan ulang Tugu Pemuda Jong Sumatrean Bond, Jumat (15/8/2025).
Tugu yang berdiri di depan Hotel Truntum Padang, Jalan Gereja, Padang, tersebut merupakan salah satu simbol sejarah penting. Monumen ini dahulu menjadi titik berkumpulnya para pemuda yang tergabung dalam Jong Sumatrean Bond (JSB) sejak 1919.
General Manager Hotel Truntum Padang, Rafizon Chaniago, mengatakan kegiatan ini bukan sekadar perayaan HUT ke-80 Kemerdekaan RI, melainkan juga bentuk kepedulian terhadap kelestarian ikon bersejarah di pusat kota.
“Aksi ini menjadi wujud kepedulian Truntum Padang terhadap kebersihan, kelestarian, dan keindahan ikon bersejarah Kota Padang. Tugu Pemuda Jong Sumatrean Bond memiliki nilai historis yang besar, karena di sinilah para tokoh pergerakan pernah berkumpul,” ujar Rafizon.
Ia menjelaskan, sejumlah tokoh nasional yang pernah menjadi bagian dari JSB di antaranya Menteri Pendidikan era Kabinet Natsir Bahder Johan, Wakil Perdana Menteri Kabinet Amir Sjarifuddin A.K. Gani, sastrawan dan tokoh kebangsaan Mohammad Yamin, budayawan Sultan Takdir Alisjahbana, serta Wakil Presiden pertama RI Mohammad Hatta.
Merawat Warisan Sejarah
Menurut Rafizon, semangat kemerdekaan dapat diwujudkan tidak hanya lewat seremoni, melainkan juga aksi nyata. Merawat tugu bersejarah di jantung kota merupakan salah satu bentuk kontribusi hotel dalam menjaga lingkungan dan warisan sejarah.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan komitmen Truntum Padang untuk menjaga lingkungan sekaligus merawat warisan sejarah kota. Semangat kemerdekaan harus diterjemahkan melalui kerja nyata yang memberi manfaat bagi masyarakat,” katanya.