“Kami percaya bahwa kelanjutan pembangunan RSUD dan penguatan layanan puskesmas akan berdampak besar terhadap kualitas hidup masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Pariaman, Nazifah, menjelaskan bahwa RSUD dr. Sadikin telah berperan signifikan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat Kota Pariaman dan sekitarnya. Tak hanya itu, RSUD ini juga menjadi penyumbang penting Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Pada 2024 lalu, realisasi PAD dari RSUD dr. Sadikin hampir mencapai Rp 7,5 miliar. Ini menunjukkan peningkatan jumlah pasien serta kepercayaan publik terhadap layanan rumah sakit kita,” ujar Nazifah.
Nazifah berharap, dengan pembangunan lanjutan serta pemenuhan alat kesehatan, kualitas pelayanan kepada masyarakat dapat terus ditingkatkan. Ia juga optimistis PAD dari sektor kesehatan akan meningkat pada tahun-tahun mendatang.
Dalam pertemuan di Kemenkes tersebut, rombongan Pemko Pariaman juga bertemu dengan Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni dan Wakil Wali Kota Sawahlunto Jeffry Hibatullah yang turut mengajukan usulan serupa di bidang kesehatan. (red)