Dari Sumbar ke Jakarta, Perjalanan Menuju Gelar Winner
Perjalanan menuju gelar Winner dimulai sejak Khesy dinobatkan sebagai Puteri Pelajar Sumatera Barat (Sumbar) 2025 pada 2 Februari lalu. Sejak itu, ia menempuh persiapan matang: mengasah kemampuan public speaking, melatih teknik modelling, hingga merancang program advokasi edukatif sebagai bagian dari aspek penilaian nasional.
Di panggung final, para peserta tidak hanya dinilai dari sisi penampilan. Aspek wawasan, komunikasi, dan kepedulian terhadap isu sosial menjadi sorotan utama. Khesy mengikuti seluruh rangkaian penilaian, mulai dari parade national costume, deep interview, speech competition, hingga video bakat dan program edukasi.
Salah satu inisiatif yang membedakan Khesy dari peserta lain adalah EduQhesy, sebuah program edukasi yang ia kembangkan untuk meningkatkan kesadaran pelajar mengenai isu-isu pendidikan, etika digital, hingga motivasi belajar. Program ini diwujudkan melalui video edukatif dan kunjungan langsung ke sekolah-sekolah.
“Proses ini tidak mudah, tapi saya belajar menjadi pribadi yang lebih kuat dan mandiri. Saya ingin prestasi ini menjadi penyemangat bagi pelajar lain agar berani bermimpi dan mengembangkan potensi diri,” ungkapnya.
Dukungan Penuh dari Sekolah dan Pemerintah Kota
Kepala SMPN 1 Padang, Dewi Anggraini, menyampaikan rasa bangganya atas pencapaian siswinya tersebut. Menurut Dewi, Khesy merupakan contoh ideal pelajar yang tidak hanya unggul di bidang akademik, tetapi juga aktif mengasah bakat non-akademik dengan semangat tinggi.
“Sekolah mendukung penuh semua aktivitas positif yang membentuk karakter siswanya. Prestasi Khesy ini adalah hasil kerja keras dan sinergi yang luar biasa,” kata Dewi.
Apresiasi serupa juga datang dari Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang, Yopi Krislova. Ia menilai keberhasilan Khesy menjadi inspirasi bagi pelajar lain di Kota Padang.
“Pemko Padang melalui program Padang Juara terus mendorong lahirnya generasi emas. Kami berkomitmen mengadakan ajang-ajang kreatif untuk menyalurkan potensi pelajar, seperti yang ditunjukkan oleh Khesy,” ujar Yopi.