Lebih lanjut, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemko Padang, Jasman, menjelaskan bahwa konsep Smart Surau mencakup dimensi yang luas. Masjid tak hanya diposisikan sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pendidikan, sosial-ekonomi, penguatan keluarga, pelestarian budaya, dan adat Minangkabau.
"Kami akan revitalisasi TPA dengan memperbaiki kurikulum dan memberikan sertifikasi kepada guru TPA. Selain itu, akan dihidupkan kembali gerakan Subuh Mubarokah dan salat berjamaah di masjid serta sekolah," tutur Jasman.
Pemko Padang berharap, melalui Progul Smart Surau, masyarakat dapat merasakan kembali fungsi masjid sebagai tempat pembinaan spiritual, sosial, dan budaya yang holistik. (red)