Plt Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Heldiyas, mengungkapkan bahwa Sekolah Rakyat nantinya akan mencakup jenjang pendidikan menengah. Dirancang untuk enam rombongan belajar (rombel), masing-masing tiga untuk jenjang SMP dan tiga untuk jenjang SMA.
Tak hanya menyediakan ruang kelas, proyek ini juga akan dilengkapi dengan fasilitas pendukung lainnya. Di antaranya sarana olahraga, perpustakaan, asrama pelajar, dan fasilitas penunjang lain yang mendukung proses belajar mengajar.
Heldiyas menekankan bahwa Sekolah Rakyat hadir sebagai upaya membuka akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu, sekaligus sebagai bagian dari strategi pengentasan kemiskinan. Menurutnya, pembangunan yang dimulai dari pembukaan lahan ini menjadi bukti konkret komitmen pemerintah daerah dalam menjalankan program pendidikan nasional.
"Dengan keterlibatan langsung Bupati dalam peninjauan awal, kita berharap realisasi Sekolah Rakyat ini dapat memperluas kesempatan belajar bagi generasi muda Tanah Datar, khususnya mereka yang berasal dari keluarga prasejahtera," tuturnya.
Pemkab Tanah Datar berharap program ini dapat menjadi tonggak baru dalam pembangunan sumber daya manusia, sejalan dengan agenda pembangunan berkelanjutan di sektor pendidikan. (red)