Hotel Nonbintang Juga Turun
TPK pada hotel nonbintang juga mengalami penurunan tajam. Pada Mei 2025, tingkat hunian hanya mencapai 15,86 persen, turun 7,16 poin dari bulan sebelumnya 23,02 persen.
Penurunan paling drastis terjadi pada hotel nonbintang dengan jumlah kamar kurang dari 10, yang turun 9,45 poin. Hotel nonbintang dengan jumlah kamar lebih dari 40 turun 8,64 poin, kelompok 10–24 kamar turun 6,17 poin, dan kelompok 25–40 kamar turun 5,68 poin.
Secara keseluruhan, TPK tertinggi di kategori nonbintang terjadi pada kelompok kamar 10–24 17,53 persen, sedangkan TPK terendah terjadi pada kelompok kamar <10 12,07 persen.
Lama Menginap Sedikit Meningkat
Rata-rata lama menginap tamu (RLMT) di hotel berbintang juga menunjukkan dinamika menarik. Pada Mei 2025, RLMT gabungan antara tamu asing dan domestik tercatat 1,20 malam, naik tipis dibandingkan April 1,16 malam.
Meski demikian, RLMT tamu asing justru turun, dari 1,54 malam menjadi 1,44 malam. Sebaliknya, RLMT tamu domestik naik menjadi 1,20 malam dari sebelumnya 1,15 malam.
Secara klasifikasi hotel, RLMT tertinggi untuk wisatawan asing terjadi pada hotel bintang satu 1,58 malam, disusul hotel bintang empat 1,47 malam, bintang dua 1,42 malam, dan bintang tiga 1,38 malam. Adapun untuk wisatawan domestik, RLMT tertinggi terdapat di hotel bintang tiga 1,25 malam, diikuti hotel bintang empat 1,20 malam, bintang dua 1,16 malam, dan bintang satu 1,02 malam. (pooke)