"Institusi seperti rutan tidak hanya harus siap secara infrastruktur, tetapi juga secara mental dan pengetahuan. Kami berharap para CPNS bisa menjadi agen perubahan dalam upaya mitigasi bencana, baik di tempat kerja maupun lingkungan tempat tinggal," jelas Hendri.
Kegiatan berlangsung secara interaktif, diselingi sesi diskusi dan tanya jawab yang aktif. Para peserta terlihat antusias menggali informasi, termasuk prosedur evakuasi dalam situasi darurat di dalam fasilitas tertutup seperti rutan.
Kepala Rutan Kelas IIB Padang, Welli, dalam sambutannya mengungkapkan apresiasi kepada BPBD Kota Padang atas kontribusinya dalam memberikan pelatihan kebencanaan kepada para CPNS.
"Kami menyadari bahwa kesiapsiagaan terhadap bencana harus dimulai sejak dini, apalagi CPNS ini akan bertugas di lingkungan strategis. Kami sangat berterima kasih kepada BPBD yang telah hadir langsung memberikan edukasi ini," ujar Welli.
Melalui kegiatan ini, BPBD Kota Padang berharap dapat menanamkan kesadaran kebencanaan kepada generasi baru ASN di lingkungan pemasyarakatan, serta mendorong terciptanya kultur siaga bencana di seluruh unit kerja pemerintahan. (red)