Menurut Chandra, setidaknya terdapat 10 komoditas yang mengalami penurunan harga pada periode ini, sementara hanya enam komoditas yang mengalami kenaikan harga.
Komoditas yang tercatat mengalami kenaikan antara lain bawang merah, naik Rp4.000 dari Rp34.667 menjadi Rp38.667 per kilogram. Bawang putih naik Rp850 dari Rp33.667 menjadi Rp34.517 per kilogram. Terong naik Rp2.000 menjadi Rp12.000 dari Rp10.000. Bawang bombai melonjak tajam Rp8.000 dari Rp26.000 menjadi Rp34.000 per kilogram.
Kenaikan harga juga terlihat pada ikan kembung yang naik Rp3.333 dari Rp66.667 menjadi Rp70.000 per kilogram, serta pisang lokal yang kini dijual Rp12.000 per kilogram, naik Rp2.000 dari sebelumnya Rp10.000.
"Meski ada kenaikan pada enam komoditas, sejauh ini belum berdampak terhadap daya beli masyarakat," jelas Chandra.
Sementara itu, sejumlah komoditas pokok lainnya tercatat masih stabil. Harga beras kualitas I berada di angka Rp15.750 per kilogram, beras kualitas II Rp14.750, dan beras kualitas III Rp14.000 per kilogram. Tepung terigu Segitiga Biru tetap di harga Rp13.000 per kilogram.
Untuk kebutuhan protein hewani, harga daging sapi stabil di angka Rp141.667 per kilogram. Daging ayam kampung besar dijual Rp90.000 per kilogram, ayam kampung ukuran sedang Rp80.000, dan ayam kampung kecil Rp70.000 per kilogram.
Sementara itu, harga telur ayam ras tercatat Rp27.500 per kilogram dan telur ayam kampung sebesar Rp52.133 per kilogram. Kacang hijau bertahan di harga Rp25.333 per kilogram. Untuk minyak goreng, jenis kemasan sederhana dijual Rp17.000 per liter dan kemasan premium Rp22.667 per liter.
Chandra menambahkan, seluruh data harga tersebut merupakan hasil survei langsung ke lapangan yang dilakukan oleh petugas dari Dinas Pangan dan Pertanian bersama Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Kota Padang Panjang.