Hutama Karya Catat Pendapatan Rp 30,25 T, Masuk Fortune 500 Asia Tenggara

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Rabu, 18 Juni 2025 | 11:19 WIB
Tol Padang–Sicincin, salah satu infraatruktur yang dibangun Hutama Karya. (Foto: Dok Hutama Karya)
Tol Padang–Sicincin, salah satu infraatruktur yang dibangun Hutama Karya. (Foto: Dok Hutama Karya)


Sumbardaily.com, Padang – PT Hutama Karya (Persero) kembali mencatatkan pencapaian gemilang di level regional dengan menempati peringkat ke-177 dalam daftar Fortune Southeast Asia 500 edisi 2025. Dalam daftar yang dirilis secara global pada Selasa (17/6/2025) oleh Majalah Fortune, Hutama Karya menegaskan posisinya sebagai BUMN infrastruktur terbaik dari Indonesia.





Capaian ini menjadi bukti konkret atas transformasi menyeluruh yang dijalankan perusahaan. Dengan pendapatan konsolidasi sebesar Rp 30,25 triliun dan laba bersih mencapai Rp 2,76 triliun pada tahun fiskal 2024, Hutama Karya berhasil mempertahankan eksistensinya dalam kelompok elit korporasi Asia Tenggara.





Secara keseluruhan, ada 109 perusahaan asal Indonesia yang masuk dalam daftar tersebut, memperkuat posisi Indonesia sebagai pemain utama ekonomi kawasan dengan total pendapatan US$321,8 miliar dan laba bersih mencapai US$31,4 miliar. Di antara perusahaan BUMN infrastruktur, Hutama Karya menempati posisi teratas.





EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Adjib Al Hakim, mengungkapkan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari berbagai upaya transformasi dan inovasi yang konsisten dilakukan perusahaan dalam mendukung pembangunan infrastruktur nasional.





"Rekognisi ini menjadi bukti pengakuan global atas pertumbuhan perusahaan, mulai dari aspek keuangan, pengembangan bisnis, hingga investasi. Peningkatan jumlah kontrak baru pada proyek-proyek strategis dan proyek Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) menyumbang pendapatan signifikan bagi perusahaan," kata Adjib dalam keterangan resmi, Rabu (18/6/2025).





Jika dibandingkan tahun sebelumnya, pendapatan perusahaan naik dari Rp 26,93 triliun, sementara laba bersih tumbuh hampir 48 persen dari Rp 1,87 triliun pada tahun 2023. Dari sisi aset, Hutama Karya mencatatkan kenaikan signifikan dengan total aset sebesar Rp 196,04 triliun. Perusahaan kini juga didukung oleh lebih dari 2.100 sumber daya manusia yang tersebar di berbagai wilayah proyek nasional.





Dalam siaran resminya, Fortune menyebut kawasan Asia Tenggara kini memainkan peran penting sebagai pusat pertumbuhan ekonomi dunia. Total pendapatan perusahaan yang masuk daftar mencapai US$1,82 triliun pada 2024, meningkat dari US$1,79 triliun tahun sebelumnya.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X