Sumbardaily.com, Padang – Sebagai simpul utama transportasi kereta api di Sumatera Barat (Sumbar), Stasiun Padang memegang peran sentral dalam menghubungkan sejumlah kota dan kabupaten di provinsi ini. Terletak di jantung Kota Padang, keberadaan stasiun ini tidak hanya menjadi penggerak mobilitas masyarakat, tetapi juga menopang pertumbuhan sektor ekonomi dan pariwisata daerah.
Melalui dua layanan andalan, yakni Kereta Api Minangkabau Ekspres dan Pariaman Ekspres, Stasiun Padang memperkuat konektivitas antardaerah. Minangkabau Ekspres menghubungkan pusat kota dengan Bandara Internasional Minangkabau (BIM) melalui jalur yang melintasi beberapa stasiun strategis seperti Duku, Tabing, Air Tawar, hingga Pulau Aie.
Sementara itu, Pariaman Ekspres menjadi pilihan utama bagi masyarakat yang ingin berkunjung ke Kota Pariaman, salah satu destinasi wisata andalan Sumatera Barat.
"Stasiun Padang merupakan simpul penting dalam jaringan transportasi KAI di Sumbar. Kami terus berkomitmen meningkatkan pelayanan, kenyamanan, serta integrasi antarmoda demi mendukung mobilitas masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah," ujar Kepala Humas PT KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab.
Dalam rangka mendukung peningkatan layanan, Stasiun Padang kini telah dilengkapi berbagai fasilitas modern. Mulai dari pintu boarding otomatis, ruang tunggu yang nyaman, sistem tiket digital, hingga akses yang ramah bagi penyandang disabilitas.
Tak hanya itu, integrasi dengan moda transportasi lain seperti angkutan kota, ojek daring, dan layanan taksi turut mempermudah akses masyarakat dari dan menuju stasiun.
Data jumlah penumpang yang diberangkatkan dan tiba di Stasiun Padang mencerminkan peningkatan mobilitas yang signifikan dalam tiga tahun terakhir. Pada tahun 2022, jumlah penumpang yang diberangkatkan tercatat sebanyak 364.252 orang, sementara penumpang yang datang mencapai 454.771 orang.