Pariaman Bersiap Dipasang HF Radar Tsunami, Cegah Risiko Megathrust

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Minggu, 15 Juni 2025 | 17:16 WIB
BMKG dan Pemko Pariaman meninjau lokasi pemasangan HF Radar Tsunami di Pantai Taman Anas Malik untuk mitigasi bencana. (Foto: Dok Kominfo Pariaman)
BMKG dan Pemko Pariaman meninjau lokasi pemasangan HF Radar Tsunami di Pantai Taman Anas Malik untuk mitigasi bencana. (Foto: Dok Kominfo Pariaman)



Hanya Dua Lokasi di Sumbar





Menurut Yota Balad, di Sumatera Barat (Sumbar), HF Radar hanya dipasang di dua lokasi yakni Kota Padang dan Kota Pariaman. Ia berharap BMKG turut mendukung dengan menambah perangkat Early Warning System (EWS) yang akan memperkuat sistem peringatan dini di wilayah tersebut.





"Kami berharap dukungan masyarakat terhadap program ini. Mengingat Pariaman berada di zona megathrust Siberut, sistem deteksi dini seperti ini sangat penting untuk mengantisipasi potensi bencana," tegasnya.





BMKG: HF Radar Deteksi Tsunami dalam 30 Detik





Kepala Stasiun BMKG Padang Panjang, Suaidi Ahadi, menyampaikan bahwa HF Radar mampu memberikan sinyal peringatan dalam waktu 30 detik sebelum gempa besar terjadi. Ini menjadi teknologi vital untuk daerah yang memiliki potensi tsunami tinggi.





"Alat ini sangat efektif untuk monitoring tsunami dan juga bisa digunakan untuk mendeteksi keberadaan ikan. Di Sumbar, alat ini hanya ada di Masjid Al-Hakim Kota Padang dan Pantai Taman Anas Malik Kota Pariaman," jelas Suaidi.





Lebih lanjut ia mengungkapkan, setelah HF Radar terpasang, nelayan dapat mengakses data untuk mengetahui lokasi keberadaan ikan, sehingga proses penangkapan menjadi lebih efisien. Rencananya, sosialisasi terkait pemanfaatan alat ini akan dilakukan pada Februari 2026, setelah pemasangan selesai.





Bantuan Internasional: Prancis dan Taiwan Turut Mendukung





HF Radar yang akan dipasang di Pariaman merupakan hibah dari Pemerintah Prancis dan diproduksi di Jerman. Pemasangan perangkat dijadwalkan pada Agustus 2025, dengan operasional penuh ditargetkan pada Februari 2026.





Sementara itu, dukungan teknis juga datang dari Pemerintah Taiwan, berupa sistem Early Warning System (EWS) tambahan. Salah satu alat EWS tersebut akan dipasang di Kantor Wali Kota Pariaman untuk memperkuat sistem deteksi dini gempa bumi.





"Untuk alat EWS, pemasangan akan dimulai dalam pekan ini. Sementara HF Radar akan kita pasang pada Agustus 2025. Insya Allah Februari 2026 sudah siap digunakan," pungkas Suaidi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X