Sumbardaily.com, Padang – Memasuki fase akhir perjalanan kehamilan atau trimester ketiga, para calon ibu menghadapi periode yang penuh tantangan fisik dan psikologis. Fase krusial ini ditandai dengan pertumbuhan janin yang sangat pesat, namun sekaligus memicu berbagai adaptasi tubuh yang kerap menimbulkan kecemasan bagi ibu hamil.
Dokter Spesialis Kandungan dari Semen Padang Hospital, dr. Deo Cerlova Milano, memberikan edukasi komprehensif mengenai berbagai gangguan yang umum dialami ibu hamil pada trimester ketiga kehamilan. Informasi ini menjadi penting mengingat banyaknya kekhawatiran yang muncul terkait kondisi-kondisi yang dialami menjelang persalinan.
Menurut penjelasannya, sebagian besar keluhan yang dialami ibu hamil di trimester ketiga merupakan respons natural tubuh terhadap perkembangan rahim dan pertumbuhan janin. Kondisi-kondisi ini, meskipun menimbulkan ketidaknyamanan, pada dasarnya merupakan bagian normal dari proses kehamilan.
Salah satu gangguan yang paling sering dikeluhkan adalah nyeri punggung yang muncul akibat perubahan postur tubuh dan bertambahnya beban rahim yang semakin membesar. Kondisi ini terjadi karena pusat gravitasi tubuh berubah, memaksa ibu hamil untuk menyesuaikan postur dan cara berjalannya.
Selain nyeri punggung, nyeri pada area tulang kemaluan dan selangkangan juga merupakan keluhan yang lazim terjadi. Kondisi ini disebabkan oleh peregangan struktur penggantung rahim yang mempersiapkan jalan lahir untuk proses persalinan nanti.
Gangguan pernapasan berupa sesak napas juga kerap dialami ibu hamil pada trimester ketiga. Kondisi ini terjadi karena rahim yang semakin membesar memberikan tekanan pada diafragma paru-paru, sehingga kapasitas pernapasan menjadi berkurang.
Sistem pencernaan pun tidak luput dari dampak pembesaran rahim. Rahim yang mendorong lambung dan usus dapat menyebabkan ibu hamil mudah mengalami kembung atau rasa begah setelah makan. Kondisi ini memerlukan penyesuaian pola makan dengan porsi yang lebih kecil namun lebih sering.