Dampak positif dari meningkatnya kunjungan wisatawan mancanegara juga terasa pada sektor akomodasi di Sumbar. Tingkat Penghunian Kamar hotel berbintang pada April 2025 tercatat mencapai 48,34 persen, menunjukkan peningkatan signifikan sebesar 26,84 poin dibandingkan bulan Maret.
Namun demikian, durasi menginap tamu di hotel berbintang mengalami penurunan tipis. Rata-rata lama menginap tercatat 1,16 malam, berkurang 0,13 malam dari periode sebelumnya. Kondisi ini mengindikasikan bahwa meskipun jumlah tamu meningkat, durasi kunjungan cenderung lebih singkat.
Sektor akomodasi non-berbintang juga merasakan dampak positif dari geliat pariwisata Sumbar. Tingkat Penghunian Kamar hotel non-berbintang pada April 2025 mencapai 23,02 persen, mengalami kenaikan 13,66 poin dibandingkan bulan sebelumnya.
Capaian statistik pariwisata Sumbar pada April 2025 ini menunjukkan pemulihan sektor pariwisata yang semakin menguat. BIM sebagai pintu gerbang utama wisatawan mancanegara memainkan peran krusial dalam mendukung pertumbuhan kunjungan wisatawan asing ke wilayah Minangkabau.
Tren positif ini diharapkan dapat berkelanjutan dan memberikan kontribusi nyata terhadap perekonomian daerah, khususnya dalam mendorong pertumbuhan industri pariwisata dan sektor-sektor terkait lainnya di Sumbar. (red)