Konstruksi Flyover Sitinjau Lauik Mulai Dibangun, Target Selesai 822 Hari

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Jumat, 30 Mei 2025 | 12:44 WIB
Tikungan, turunan dan tanjakan ekstrem di kawasan Sitinjau Lauik yang akan digantikan dengan flyover. (Foto: Hutama Karya)
Tikungan, turunan dan tanjakan ekstrem di kawasan Sitinjau Lauik yang akan digantikan dengan flyover. (Foto: Hutama Karya)


Sumbardaily.com, Jakarta – Tahap konstruksi Flyover Sitinjau Lauik I secara resmi memasuki fase pelaksanaan setelah PT Hutama Panorama Sitinjau Lauik (HPSL) menandatangani kontrak dengan HK-HKI KSO pada Senin (26/5/2025) di Jakarta. Penandatanganan ini menandai langkah konkret dalam merealisasikan infrastruktur vital yang menghubungkan Kota Padang dan Kota Solok.





Direktur PT Hutama Panorama Sitinjau Lauik, Michael AP Rumenser, bersama Kuasa HK-HKI KSO Rizky Agung, memimpin penandatanganan perjanjian pelaksanaan pekerjaan rancang bangun ini. Momentum strategis tersebut turut disaksikan sejumlah petinggi perusahaan, termasuk Direktur Operasi I PT Hutama Karya (Persero) Agung Fajarwanto dan EVP Divisi Pengembangan Bisnis serta Manajemen Portofolio PT Hutama Karya (Persero) Ekwan Hadyanto.





Hadir pula dalam acara tersebut Direktur Utama PT Hutama Karya Infrastruktur Aji Prasetyanti, Direktur Operasi II PT Hutama Karya Infrastruktur M. Rozi Rinjayadi, dan Komisaris PT Hutama Panorama Sitinjau Lauik Busmart Zuriantomy, menunjukkan komitmen penuh dari seluruh jajaran manajemen terhadap proyek infrastruktur strategis ini.





Sebelumnya, rangkaian pembangunan flyover ini telah mendapat legitimasi melalui acara groundbreaking yang dipimpin langsung Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo bersama sejumlah pejabat terkait pada Sabtu (3/5/2025), memberikan momentum awal yang kuat bagi realisasi proyek.





Michael AP Rumenser menegaskan bahwa tanggung jawab besar ini akan diemban dengan standar integritas tertinggi. Pihaknya berkomitmen menghadirkan inovasi teknologi ramah lingkungan sambil memberdayakan potensi masyarakat lokal Sumatera Barat (Sumbar).





"Pelaksanaan proyek akan mengutamakan inovasi teknologi berkelanjutan, optimalisasi potensi masyarakat setempat, serta implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) di setiap tahapan pembangunan dan penerapan Good Corporate Governance (GCG)," ungkap Michael dalam pernyataan resmi yang dikutip Jumat (30/5/2025).





Ia menambahkan, flyover ini diproyeksikan mampu menekan angka kecelakaan secara dramatis sekaligus memangkas durasi perjalanan Padang-Solok dari dua jam menjadi hanya 45 menit, memberikan efisiensi mobilitas yang signifikan bagi masyarakat.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X