"Menikmati makan atau berbuka puasa tidak harus selalu formal dan di tempat mewah. Saya melihat, Vasko ini bisa makan di mana saja selama pantas dan layak," katanya.
Selain itu, kata Ria, bagi umat Islam harus segera menyegerakan berbuka puasa saat adzan Maghrib berkumandang, sesuai dengan tuntunan agama.
"Terutama di bulan Ramadan ini, ketika sudah masuk waktu berbuka, kita harus menyegerakannya, tidak boleh ditunda. Bagi saya, tidak masalah makan dimanapun asal bersih dan layak, apalagi ini di masjid, dan saya melihat Vasko Ruseimy bisa berbaur dengan para jamaah," tambahnya.
Melalui momen lesehan ini, Ria menilai Vasko Ruseimy ingin menyampaikan pesan kepada masyarakat bahwa sebagai pemimpin ia dapat menyatu dengan siapapun dan di manapun.
Dia meyakini bahwa pemimpin seharusnya mengedepankan kesederhanaan dan tidak berlebihan dalam bersikap.
"Karena sebagai pemimpin, sudah seharusnya bersikap sederhana dan tidak berlebihan dalam menghadapi segala sesuatunya," kata perempuan asal Kabupaten Solok tersebut.
Ia juga mengungkapkan kekagumannya terhadap kesederhanaan Vasko Ruseimy meski diketahui sebagai salah satu kepala daerah terkaya di Indonesia.
"Yang penting sekali, beliau sangat sederhana meski diketahui sebagai salah satu kepala daerah terkaya di Indonesia," tambahnya.