Harimau Nan Salapan, Filosofi di Balik Arsitektur Masjid Ampek Lingkuang yang Dikunjungi Wagub Sumbar

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Jumat, 7 Maret 2025 | 05:34 WIB


Sumbardaily.com, Padang Pariaman - Dalam rangkaian Safari Ramadan 1446 Hijriah, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) mengunjungi salah satu warisan budaya bersejarah di Kabupaten Padang Pariaman.





Tim Safari Ramadan yang dipimpin oleh Wakil Gubernur (Wagub) Sumbar, Vasko Ruseimy, mengunjungi Masjid Cagar Budaya Ampek Lingkuang di Lubuk Aluang, Kamis (6/3/2025).





Kunjungan tersebut tidak hanya dihadiri oleh Wagub Sumbar, tetapi juga Bupati Padang Pariaman H Jhon Kenedy Aziz, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Sumbar, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopinda) Kabupaten Padang Pariaman beserta pengurus masjid dan masyarakat setempat.





"Saya merasa sangat bangga bisa hadir di masjid yang penuh dengan nilai sejarah ini bersama masyarakat. Kami sangat berharap dukungan masyarakat untuk mempercepat pembangunan Sumatera Barat," katanya.





Masjid Ampek Lingkuang merupakan masjid tertua di kawasan Lubuk Aluang yang dibangun pada tahun 1867.





Masjid ini memiliki keunikan arsitektur yang tidak ditemukan di tempat lain. Salah satu keistimewaannya adalah konstruksi bangunan yang menggunakan kayu tanpa sambungan.





Bangunan masjid ini ditopang oleh delapan tonggak utama yang dalam filosofi Minangkabau dikenal sebagai simbol 'harimau nan salapan'.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X