"Kita ingin ASN yang tidak hanya bekerja untuk memenuhi kewajiban, tetapi juga memiliki semangat untuk melayani masyarakat dengan sepenuh hati. Kenaikan TPP harus berbanding lurus dengan peningkatan etos kerja dan inovasi dalam pelayanan publik," tambah Annisa.
Bupati menegaskan bahwa upaya perbaikan keuangan daerah dan peningkatan PAD menjadi kunci penting untuk mewujudkan kesejahteraan ASN tanpa membebani anggaran daerah secara keseluruhan.
Komitmen Terhadap Pemerintahan Bersih
Selain berbagai program pembangunan, Annisa juga menegaskan komitmennya untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih dan transparan. Ia menyatakan tidak akan mentolerir praktik korupsi sekecil apapun dalam pemerintahannya.
"Pemerintahan yang bersih dan transparan adalah kunci pembangunan yang berkelanjutan. Kita tidak akan mentolerir praktik korupsi sekecil apa pun," kata Annisa dengan tegas.
Menutup pidatonya, Bupati Annisa mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun Dharmasraya menuju daerah yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.
"Saya percaya, dengan kerja keras, niat yang tulus, dan semangat kebersamaan, kita bisa membawa Dharmasraya menjadi daerah yang lebih maju, lebih mandiri, dan lebih sejahtera," pungkasnya.
Sidang paripurna tersebut dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat dan pemangku kepentingan, termasuk pimpinan dan anggota DPRD, perwakilan Gubernur Sumatera Barat yang diwakili oleh Kabiro Pemerintahan dan Otoda, Forkopimda, Sekretaris Daerah, Kepala OPD, Wali Nagari, Pimpinan Lembaga Pemerintah Non Struktural, organisasi kemasyarakatan, perbankan, dan sejumlah pimpinan perusahaan.
Turut hadir pula beberapa tokoh masyarakat, termasuk Bupati Dharmasraya periode 2005-2010, Marlon Martua, yang juga merupakan ayah kandung dari Annisa Suci Ramadhani.