"Kota yang hidup adalah kota yang mampu memberdayakan segala potensinya. Kami berkomitmen untuk bekerja keras menggerakkan semua sumber daya yang dimiliki Kota Padang demi mewujudkan kejayaan kota ini," jelas Fadly Amran dengan penuh semangat.
Kepala Dinas Kesehatan Sumatera Barat, Lila Yanwar, turut menjelaskan bahwa meskipun berbagai pihak telah berkolaborasi dalam penyelenggaraan donor darah, stok darah di PMI dan rumah sakit masih belum mencukupi permintaan yang ada.
Hal ini terutama disebabkan oleh tingginya kebutuhan darah dari pasien dengan penyakit kronis seperti hemofilia dan kanker darah yang memerlukan transfusi secara rutin untuk bertahan hidup.
"Perlu dipahami bahwa darah tidak bisa digantikan oleh cairan buatan apapun. Satu-satunya cara untuk membantu pasien yang membutuhkan transfusi adalah melalui donor darah. Kami sangat mengapresiasi seluruh pendonor yang telah bersedia menyumbangkan darahnya demi kemanusiaan," ujar Lila Yanwar.
Kegiatan donor darah yang dimulai sejak 28 Februari 2025 ini akan berlangsung hingga akhir Maret 2025.
Masyarakat Kota Padang yang berminat untuk berpartisipasi dapat mengunjungi lokasi penyelenggaraan mulai pukul 19.30 WIB hingga 23.00 WIB setiap harinya.
Sebagai bentuk apresiasi, para pendonor akan mendapatkan kupon undian berhadiah utama sepeda motor dan berbagai paket sembako.
Acara pembukaan donor darah ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, di antaranya Wakil Ketua DPRD Kota Padang Mastilizal Aye, Ketua PMI Kota Padang Zulhardi Z Latif, Kepala UPTD PMI Kota Padang Widyarman, General Manager SJS Plaza Amril Amir, serta jajaran pengurus PMI Provinsi Sumatera Barat dan Kota Padang.