Setelah diamankan, ketiga wanita tersebut dibawa ke Mako Satpol PP untuk dimintai keterangan. Namun, petugas mengalami kesulitan dalam mendapatkan informasi yang jelas dari mereka.
"Saat dimintai keterangannya lebih lanjut, komunikasi mereka berbelit-belit seperti orang yang linglung. Mereka menyatakan bahwa lebih nyaman tidur di bawah kolong jembatan ketimbang di rumah mereka sendiri," kata Chandra.
Karena kesulitan mendapatkan keterangan yang pasti dan adanya indikasi permasalahan sosial, Satpol PP Kota Padang kemudian mengantar ketiga wanita tersebut ke Dinas Sosial Kota Padang untuk mendapatkan pembinaan lebih lanjut.
"Kita belum bisa mendapatkan keterangan pasti dari mereka dan mereka sudah kita serahkan ke Dinas Sosial untuk dilakukan pembinaan lebih lanjut, karena kita panjangkauan," terang Chandra.
Pihak Satpol PP Kota Padang mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada dan segera melaporkan jika menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar. Langkah cepat masyarakat dalam melaporkan kejadian tersebut dinilai sangat membantu upaya penegakan ketertiban umum.
Kasus ini juga menjadi pengingat pentingnya pengawasan orang tua terhadap anak-anak mereka, terutama di kalangan remaja yang rentan terhadap pengaruh negatif lingkungan. Pihak berwenang berharap dengan adanya pembinaan dari Dinas Sosial, ketiga wanita tersebut dapat kembali ke jalan yang benar dan tidak lagi melakukan aktivitas yang meresahkan masyarakat. (red)