"Atau cara ketiga, warga dapat langsung mengunjungi Puskesmas terdekat dengan membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP). Nantinya akan ada petugas khusus yang membantu proses pendaftaran," tambah Lidia Febrina.
Program CKG dirancang untuk menjangkau berbagai kelompok usia, mulai dari bayi baru lahir hingga lanjut usia (lansia). Setiap kelompok usia mendapatkan jenis pemeriksaan yang disesuaikan dengan kebutuhan kesehatan spesifik mereka.
Untuk bayi baru lahir, program ini menawarkan pemeriksaan deteksi dini kekurangan hormon tiroid, defisiensi G6PD, masalah adrenal, penyakit jantung bawaan, serta evaluasi tumbuh kembang.
Sementara untuk balita dan anak usia pra-sekolah, pemeriksaan meliputi evaluasi pertumbuhan, skrining tuberkulosis, deteksi gangguan pendengaran, pemeriksaan masalah mata dan gigi, serta skrining talasemia dan diabetes melitus.
Bagi kelompok usia dewasa, layanan yang disediakan mencakup evaluasi faktor risiko kardiovaskular, skrining tuberkulosis, Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK), deteksi dini kanker payudara, kanker leher rahim, kanker paru, kanker usus, serta pemeriksaan kesehatan jiwa dan fungsi hati.
"Sedangkan bagi lansia, kami menyediakan pemeriksaan kesehatan umum terkait geriatri (usia lanjut), evaluasi kesehatan kardiovaskular, fungsi paru, skrining berbagai jenis kanker, pemeriksaan fungsi indera, serta pemantauan kesehatan jiwa dan hati," jelas Lidia Febrina.
Untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam program CKG, Dinas Kesehatan Kota Padang telah melakukan berbagai upaya sosialisasi. Lidia Febrina mengatakan bahwa pihaknya aktif memanfaatkan platform media sosial sebagai sarana publikasi di dunia maya.
Selain itu, edukasi kepada warga juga dilakukan melalui penyebaran informasi dalam bentuk poster.