AKP Herlina, Polwan Pertama yang Berani Jadi Kapolsek di Mentawai

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Jumat, 14 Februari 2025 | 11:19 WIB
AKP Herlina, polwan Polda Sumbar kelahiran Mentawai, berani angkat tangan saat Irjen Pol Gatot Tri Suryanta mencari Kapolsek. Kini ia akan jadi Polwan pertama yang dilantik langsung Kapolda sebagai Kapolsek. (Foto: Dok Humas Polda Sumbar)
AKP Herlina, polwan Polda Sumbar kelahiran Mentawai, berani angkat tangan saat Irjen Pol Gatot Tri Suryanta mencari Kapolsek. Kini ia akan jadi Polwan pertama yang dilantik langsung Kapolda sebagai Kapolsek. (Foto: Dok Humas Polda Sumbar)



"Saya ingin menjadi Kapolsek di Mentawai yang merupakan daerah tempat saya dibesarkan. Saya lahir dan sekolah di Mentawai. TK, SD, SMP di Mentawai, lalu SMA di Padang," ungkap Herlina dengan penuh keyakinan.





Herlina yang lahir pada 29 September 1968 di Kabupaten Kepulauan Mentawai memang memiliki akar kuat di wilayah tersebut. Keinginannya untuk kembali mengabdi di tanah kelahirannya menjelang masa pensiun menjadi motivasi utama yang mendorongnya mengambil keputusan berani ini.





Merespons komitmen tersebut, Gatot langsung mengambil langkah cepat. Ia memerintahkan Kepala Biro SDM Polda Sumbar untuk segera menerbitkan surat telegram penugasan bagi Herlina. Surat tersebut langsung ditandatangani dan diberi tanggal 12 Februari 2025.





Tidak hanya itu, Gatot juga memutuskan untuk memberikan perlakuan istimewa dalam proses pelantikan. Berbeda dengan tradisi yang berlaku selama ini dimana seorang Kapolsek biasanya dilantik oleh Kapolres, Herlina akan mendapatkan kehormatan untuk dilantik langsung oleh Gatot.





"Nanti pelantikannya spesial juga itu. Karena cuma sendiri dilantik. Dilantiknya dimana itu? Di polres berarti ya? Oh ya, apa perlu nanti dilantik di Polda buk. Sekali-kali dilantik Kapolsek oleh Kapolda," kata Gatot.





Keputusan ini menandai sejarah baru bagi Polda Sumbar, dimana untuk pertama kalinya seorang polwan akan menjabat sebagai Kapolsek di wilayah terpencil seperti Kepulauan Mentawai.





Langkah ini juga menunjukkan komitmen kepolisian dalam memberikan kesempatan yang sama bagi personel wanita untuk mengambil posisi kepemimpinan di berbagai tingkatan.





Herlina sendiri mengaku tidak menyangka bahwa keinginannya untuk mengabdi di Tanah Sikerei—sebutan untuk Kepulauan Mentawai—akan terwujud dengan cara yang begitu istimewa. Ia merasa terharu dengan kepercayaan yang diberikan oleh pimpinan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X