"Kami sejalan dengan kebijakan kementerian BUMN dalam menciptakan nilai tambah jangka panjang," tegasnya.
Dalam bidang pendidikan, Hutama Karya telah membangun 10 unit infrastruktur pendidikan di berbagai provinsi.
Program HK Mengajar melibatkan karyawan sebagai pengajar sukarela, memberikan kesempatan pendidikan kepada lebih dari 500 pelajar di daerah terpencil.
"Kami berharap program ini memberi kesempatan lebih luas bagi anak-anak di daerah terpencil untuk melihat peluang dalam meraih cita-cita mereka," ungkap Adjib.
Melalui program HK Urban HabitSphere di Jakarta Timur, Hutama Karya berhasil mengelola 1.165 kg sampah anorganik dan 1.007 liter minyak jelantah, dengan pertumbuhan 36,89% dibandingkan tahun sebelumnya.
Program konservasi satwa menjadi perhatian khusus, dengan fokus pada perlindungan Gajah Sumatra di kawasan Tol Pekanbaru-Dumai dan rehabilitasi ekosistem Orangutan di Samboja, Kalimantan Timur.
Pemberdayaan Ekonomi LokalDi bidang ekonomi, Hutama Karya membina 455 UMK, meningkat 47% dari tahun sebelumnya.
Pendampingan dilakukan di sejumlah provinsi seperti Sumatra Barat (Sumbar), Sumatra Selatan, dan Riau, dengan tujuan meningkatkan produktivitas dan memperluas akses pasar.