"Kami telah menambah satu bobot pompa air, meningkatkan total menjadi sepuluh unit. Selain itu, kami juga membangun bak penampungan baru berkapasitas 300 kubik di Kelurahan Bukit Surungan dengan mengimplementasikan teknologi Panel Glastil," papar Adrial.
Menanggapi keluhan pelanggan, Adrial menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Kerusakan infrastruktur ini diakibatkan oleh material lumpur dan batu yang terbawa banjir, yang mengakibatkan kerusakan pada komponen vital mesin pompa.
Kami memahami dampaknya terhadap pelayanan dan berupaya maksimal untuk pemulihan secepatnya," tegasnya.
Untuk mengatasi situasi darurat, Perumdam Tirta Serambi telah mengerahkan tim teknis yang bekerja intensif melakukan perbaikan emergency dan optimalisasi operasional mesin.
Koordinasi aktif juga dilakukan dengan pemerintah daerah dan instansi terkait untuk mengakselerasi proses pemulihan infrastruktur terdampak.
Sebagai solusi sementara, perusahaan mengoperasikan layanan distribusi air bersih melalui tangki-tangki air yang diarahkan ke wilayah-wilayah prioritas dengan dampak paling serius. Masyarakat juga diimbau untuk menerapkan pola konsumsi air yang lebih efisien selama periode perbaikan berlangsung.
Adrial menekankan komitmen perusahaan untuk menyelesaikan perbaikan secara komprehensif dalam waktu sesingkat mungkin. Masyarakat diajak untuk aktif memantau informasi resmi melalui berbagai platform komunikasi Perumdam, termasuk media sosial perusahaan.
Untuk memudahkan akses informasi dan pengaduan, Perumdam Tirta Serambi telah menyediakan layanan call center yang dapat dihubungi pada nomor 0811-6682-232.