"Melalui analisis ini, kita dapat memetakan seberapa besar kapasitas pelayanan yang masih bisa dikembangkan untuk melayani calon pelanggan potensial," jelasnya.
Sementara itu, Direktur Utama Perumda PDAM Kota Padang, Hendra Pebrizal, memaparkan bahwa rencana bisnis yang sedang disusun akan menjadi panduan strategis dalam pengembangan layanan.
"Dokumen ini tidak hanya mencakup strategi pemasaran dan penjualan yang terperinci, tetapi juga meliputi analisis komprehensif tentang proyeksi pendapatan, pengeluaran, serta evaluasi kondisi keuangan terkini," tuturnya.
Hendra optimistis bahwa rencana bisnis untuk periode 2026-2030 dapat rampung dan memperoleh persetujuan pada pertengahan tahun 2025.
Hal ini dimaksudkan agar implementasi dapat langsung dimulai pada awal tahun 2026, sehingga memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas layanan PDAM Kota Padang kepada masyarakat.
Melalui perencanaan strategis ini, PDAM Kota Padang berharap dapat meningkatkan standar pelayanannya sekaligus memperluas jangkauan distribusi air bersih kepada masyarakat Kota Padang.
Upaya ini sejalan dengan komitmen pemerintah kota dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat akan akses air bersih yang berkualitas dan berkelanjutan. (red)