Dalam kesempatan tersebut, Gatot menyampaikan enam arahan strategis kepada seluruh personel Polda Sumbar:
- Memperkuat iman dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
- Mengembangkan profesionalisme, humanisme, dan modernisasi dalam pelayanan
- Berperan aktif sebagai problem solver di tengah masyarakat
- Membangun situasi kamtibmas yang kondusif
- Memperkuat sinergitas TNI-Polri dan pemangku kepentingan
- Mengutamakan keselamatan dan menjaga nama baik institusi.
Sementara itu, Suharyono dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas dukungan seluruh jajaran Polda Sumbar dan Bhayangkari selama masa kepemimpinannya yang berlangsung sekitar dua tahun dua bulan.
"Saya atas nama pribadi, dinas, dan keluarga menyampaikan permohonan maaf sekaligus mohon pamit untuk melanjutkan pengabdian di luar institusi Polri," ucapnya.
Acara pisah sambut ini dihadiri oleh jajaran pimpinan Polda Sumbar, termasuk Wakapolda Sumbar Brigjen Pol Gupuh Setiyono, Irwasda Polda Sumbar, para Pejabat Utama, Kapolres sejajaran, anggota Bhayangkari, dan seluruh personel Polda Sumbar.
Sebelum mengakhiri acara, Gatot menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada Suharyono dan Istri.
"Semoga Bapak dan Ibu senantiasa bahagia bersama keluarga dan berada dalam lindungan Allah SWT," pungkasnya.
Pergantian kepemimpinan ini diharapkan dapat menjadi momentum baru bagi Polda Sumbar dalam meningkatkan pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat Sumbar. (red)