"Padang Bagoro bukan sekadar kegiatan rutin. Program ini memiliki dampak nyata dalam membangun kesadaran kolektif masyarakat untuk menjaga kebersihan, minimal di lingkungan rumah masing-masing," ujarnya.
Lebih lanjut, Andree mengajak seluruh warga Kota Padang untuk terus menghidupkan semangat gotong royong di lingkungan masing-masing. Ia mendorong berbagai inisiatif pengelolaan sampah, termasuk program satu rumah satu bak kompos.
"Harapan kami, berbagai upaya pengelolaan sampah ini dapat mewujudkan Kota Padang yang bersih, asri, dan sehat," tegasnya.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, termasuk Pj Ketua TP-PKK Vanny Andree Algamar, Pj Sekda Yosefriawan beserta Pj Ketua DWP Netti Yosefriawan, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, serta perwakilan masyarakat Lubuk Begalung.
Melalui pemberdayaan bank sampah dan program Padang Bagoro, Pemko Padang optimistis dapat mengatasi persoalan sampah sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat bagi seluruh warga kota. (red)