Sumbardaily.com, Padang – Pemerintah Kota (Pemko) Padang secara tegas mengimbau Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menghindari gaya hidup berlebihan dan aktivitas keuangan ilegal.
Langkah preventif ini disampaikan langsung oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Padang, Yosefriawan, dalam acara peningkatan literasi ASN yang digelar di Ruang Bagindo Aziz Chan, Balai Kota Padang, Senin (16/12/2024).
Yosefriawan menekankan pesatnya perkembangan digitalisasi di sektor keuangan yang membuka peluang berbagai risiko.
"Masyarakat kini semakin mudah mengakses layanan dan produk keuangan. Namun, di balik kemudahan tersebut, terdapat dampak negatif yang perlu diwaspadai, seperti maraknya pinjaman online dan judi online," jelasnya.
Dampak pandemi Covid-19 turut memperburuk situasi, yang mengakibatkan meningkatnya praktik pinjaman online dan penyalahgunaan data pribadi.
Yosefriawan mengajak seluruh ASN untuk lebih bersyukur dan menghindari gaya hidup konsumtif.
"Gaya hidup berlebihan yang disertai godaan pinjaman dapat membuat seseorang terjerat masalah keuangan," tambahnya.