PPN 12%: Antara Solusi Fiskal dan Beban Ekonomi Generasi Muda

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Senin, 2 Desember 2024 | 21:53 WIB
Ilustrasi PPN 12% (Foto: Dok Istimewa)
Ilustrasi PPN 12% (Foto: Dok Istimewa)


Sumbardaily.com, Jakarta – Kebijakan kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12% per Januari 2025 telah menimbulkan diskusi mendalam di kalangan akademisi dan ekonom.





Universitas Paramadina bersama Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) menggelar diskusi publik bertajuk "PPN 12%: Solusi atau Beban Baru?" untuk menganalisis dampak mendalam dari kebijakan tersebut.





Ketua Prodi Manajemen Universitas Paramadina, Adrian A. Wijanarko, mengungkapkan keprihatinan mendalam terkait dampak kenaikan PPN terhadap generasi muda, khususnya Generasi Z atau Gen Z dan milenial.





Menurutnya, kelompok generasi ini tengah menghadapi kompleksitas tekanan ekonomi yang signifikan.





"Kenaikan PPN akan menyebabkan peningkatan harga barang dan jasa, yang diprediksi akan mengubah perilaku konsumsi generasi muda," paparnya.





Gen Z diperkirakan akan lebih selektif dalam pengeluaran, dengan fokus utama pada prioritas menabung untuk kebutuhan masa depan seperti pendidikan, properti, dan investasi.





Ekonom Universitas Paramadina, Wijayanto Samirin, menjelaskan konteks kebijakan ini dari sisi makroekonomi. Penurunan penerimaan pajak nasional hingga Oktober 2024 sebesar 0,4% dibandingkan tahun sebelumnya menjadi salah satu latar belakang kebijakan ini.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X