Di tengah tren kenaikan tersebut, hanya kelompok informasi, komunikasi, dan jasa yang mengalami deflasi sebesar 0,31 persen.
Merespons kondisi ini, Pemerintah Kota (Pemko) Padang mengambil langkah strategis dengan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM).
Program ini terbukti mendapat sambutan positif dari masyarakat, seperti terlihat pada penyelenggaraan GPM di Kecamatan Koto Tangah pada Rabu (30/10/2024).
Bertempat di lapangan Surau Gobah RT 001 RW 003 Kelurahan Padang Sarai, kegiatan ini berhasil menghadirkan 80 stand pedagang dan menarik antusiasme warga sekitar.
Para pengunjung dapat membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau, ditambah dengan fasilitas voucher potongan harga senilai Rp5.000.
Penjabat (Pj) Wali Kota Padang, Andree H Algamar menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk komitmen Pemko Padang dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan.
"Gerakan Pangan Murah ini menjadi solusi konkret untuk memudahkan masyarakat mengakses bahan pokok dengan harga terjangkau. Kami menyadari dampak cuaca ekstrem terhadap pasokan pangan, sehingga inisiatif seperti ini sangat krusial untuk menjamin terpenuhinya kebutuhan masyarakat," terang Andree.
Program ini membuktikan keseriusan Pemko Padang dalam mengendalikan laju inflasi sekaligus melindungi daya beli masyarakat di tengah dinamika harga yang terus berfluktuasi. (red)