- Larangan aktivitas dalam radius 3 kilometer dari pusat aktivitas (Kawah Verbeek)
- Waspada terhadap potensi lahar, terutama saat musim hujan
- Penggunaan masker saat terjadi hujan abu
- Menghindari penyebaran hoaks dan mengikuti arahan pemerintah daerah
- Koordinasi aktif antara pemerintah daerah dengan PVMBG
Masyarakat dapat memantau perkembangan aktivitas Gunung Marapi melalui berbagai platform resmi, termasuk website Badan Geologi, PVMBG, Magma Indonesia, serta media sosial PVMBG.
"Evaluasi status aktivitas akan dilakukan secara berkala atau segera jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan," tegas Wafid. Rekomendasi ini berlaku hingga terbitnya laporan evaluasi berikutnya.
Status Waspada ini telah berlaku sejak 1 Juli 2024, setelah diturunkan dari Level III (Siaga). Meski demikian, masyarakat diminta tetap waspada karena aktivitas erupsi dapat terjadi sewaktu-waktu, terutama jika terjadi peningkatan pasokan magma dan gas dari kedalaman. (red)