Pemko Padang berharap kehadiran Pasar Raya Fase VII dapat menjadi katalis pertumbuhan ekonomi lokal, sekaligus menjadi pusat perdagangan yang aman, nyaman, dan berkelanjutan bagi masyarakat Kota Padang.
Kepala BPPW Sumbar, Maria Doeni Isa, menjelaskan bahwa proyek ini dikerjakan oleh PT Adi Persana Gedung sebagai kontraktor pelaksana dengan dukungan PT Delta Decon selaku konsultan manajemen konstruksi.
"Pembangunan dimulai sejak 10 Juli 2023 dan selesai pada 28 Oktober 2024 dengan nilai kontrak sebesar Rp107,4 miliar. Kami telah melaksanakan pemeriksaan final head over (FHO) bersama tim teknis, dan menyatakan pekerjaan ini sudah 100 persen selesai," tegasnya.
"Dengan dukungan pemerintah pusat dan kolaborasi bersama Pemko Padang, kami berharap Pasar Raya ini bukan hanya sekadar sarana infrastruktur, tetapi dapat menjadi motor penggerak ekonomi lokal dan meningkatkan tata kelola pasar yang lebih baik," tambah Maria.
Setelah acara serah terima, dilakukan peninjauan langsung ke bangunan Pasar Raya Fase VII.
Kegiatan ini dihadiri jajaran pejabat daerah, termasuk Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang Syahendri Barkah, Kepala Dinas PUPR Tri Hadiyanto, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Budi Payan, Kepala Bappeda Kota Padang Yenni Yuliza, Kasat Pol PP Kota Padang Chandra Eka Putra, Camat Padang Barat, serta jajaran Forkopimda dan stakeholder terkait. (red)