"Dana ini dihimpun dan disalurkan Baznas, bekerja sama dengan berbagai organisasi perangkat daerah dan lembaga lainnya untuk menciptakan sinergi dalam membangun ekonomi dan meningkatkan taraf hidup masyarakat Kota Padang," tambah Andree.
Ketua DPRD Kota Padang Muharlion menggarisbawahi kontribusi signifikan Baznas dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat.
"Baznas telah berkontribusi di berbagai bidang seperti pendidikan, kesehatan, dan masalah sosial lainnya. Pendidikan menjadi bagian terpenting dalam kehidupan," terangnya.
Senada dengan itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang, Edy Oktafiandi, menyoroti peran pendidikan dalam membentuk watak dan karakter anak.
"Pendidikan memberikan ilmu, pengajaran, dan keterampilan sesuai kebutuhan. Zakat yang dihimpun dari muzakki menjadi solusi bagi mereka yang menghadapi kendala dalam menjalani pendidikan," ungkapnya.
Ketua Baznas Kota Padang Yuspardi merinci bahwa total bantuan program pendidikan yang disalurkan mencapai Rp1.394.200.000. Bantuan ini didistribusikan kepada 1.629 pelajar tingkat SD/MI yang masing-masing menerima Rp500.000 serta tas dan alat tulis.
Sementara itu, 521 pelajar SMP/MTs menerima bantuan sebesar Rp700.000 beserta tas dan alat tulis.
"Program ini bertujuan meringankan beban saudara kita yang kesulitan membiayai kebutuhan pendidikan. Mayoritas dana zakat bersumber dari zakat Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Padang," jelas Yuspardi.