Pencapaian ini bukan hanya menjadi kebanggaan bagi sekolah yang bersangkutan, tetapi juga bagi seluruh masyarakat Padang Panjang.
Dengan status baru sebagai Sekolah Adiwiyata Mandiri, kedua lembaga pendidikan ini kini memiliki tanggung jawab tambahan untuk membina dua sekolah lainnya.
Diharapkan, sekolah-sekolah binaan ini nantinya juga akan mampu meraih gelar Adiwiyata, baik di tingkat kota, provinsi, maupun nasional.
Langkah ini dinilai sebagai strategi efektif untuk memperluas implementasi PBHLS secara berkelanjutan di wilayah Padang Panjang.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Padang Panjang, Nasrul menyatakan komitmennya untuk terus mendukung sinergi antara Perkim LH dan Disdikbud dalam upaya mewujudkan lebih banyak Sekolah Adiwiyata di kota ini.
"Ke depan, kita akan tingkatkan lagi upaya untuk sekolah-sekolah lainnya di Padang Panjang agar bisa mendapatkan penghargaan serupa. Mari sama-sama kita wujudkan ini," ajaknya.
Rasa syukur dan terima kasih juga diungkapkan oleh Rasyidah, Kepala MTsS DMP, dan Merry Yesari, Kepala SD N 5 PPB. Keduanya mengakui peran penting Dinas Perkim LH dan Disdikbud dalam membimbing sekolah mereka mencapai prestasi ini.
"Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Dinas Perkim LH dan Disdikbud yang telah memfasilitasi sekolah kami mencapai Adiwiyata Nasional ini," tutur mereka.