Inisiatif ini juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi bencana. Dengan adanya pendidikan kebencanaan yang komprehensif, mulai dari tingkat sekolah dasar hingga perguruan tinggi, diharapkan dapat membentuk generasi yang lebih tangguh dan responsif terhadap berbagai jenis bencana.
Implementasi kurikulum kebencanaan di sekolah-sekolah Sumbar akan menjadi model percontohan yang potensial untuk diterapkan di daerah lain di Indonesia.
Hal ini akan berkontribusi signifikan dalam membangun budaya sadar bencana di seluruh wilayah Indonesia, terutama di daerah-daerah rawan bencana.
Dengan dukungan dari BNPB dan komitmen pemerintah daerah, Sumbar berpotensi menjadi pionir dalam pengembangan pendidikan kebencanaan yang holistik.
Langkah ini tidak hanya akan meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat lokal, tetapi juga berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan dan praktik manajemen bencana di tingkat nasional dan internasional. (red)