"Ini bukan hanya kehormatan, tapi juga tanggung jawab besar untuk memperkenalkan pesona Padang dan Sumbar kepada dunia," tuturnya.
Andree optimis bahwa sinergi antara pemerintah dan masyarakat akan mengukuhkan posisi Padang sebagai destinasi wisata budaya unggulan.
Sumbar Alek 2024 yang berlangsung selama tiga hari penuh ini menawarkan beragam atraksi budaya dan seni khas Minangkabau. Para pengunjung dimanjakan dengan pertunjukan tari, musik tradisional, kuliner khas, hingga pameran kerajinan lokal.
Kehadiran para wali kota dan bupati se-Sumbar semakin menegaskan dukungan luas terhadap event ini.
Kepala Dinas Pariwisata Sumbar, Luhur Budianda menjelaskan bahwa Sumbar Alek 2024 dirancang untuk memberikan pengalaman immersif bagi wisatawan.
"Kami ingin setiap pengunjung dapat merasakan keramahan dan keunikan budaya Minang secara langsung," ujarnya.
Ia menambahkan bahwa acara ini juga menjadi ajang promosi bagi UMKM lokal untuk memperkenalkan produk-produk unggulan mereka.
Antusiasme masyarakat terlihat jelas dari padatnya area sekitar Jembatan Siti Nurbaya. Ribuan pengunjung, baik dari dalam maupun luar Sumbar, tumpah ruah menyaksikan kemeriahan pembukaan.