Universitas Paramadina dan Bank Sampah Melati Sinergi Atasi Krisis Sampah

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Jumat, 27 September 2024 | 14:17 WIB


Sumbardaily.com, Jakarta - Menghadapi peningkatan volume sampah yang signifikan di Provinsi Banten, Universitas Paramadina menginisiasi kolaborasi strategis dengan Bank Sampah Melati di Kelurahan Cempaka Putih, Kecamatan Ciputat Timur, Tangerang Selatan.





Inisiatif ini merupakan bagian dari program Pengabdian Masyarakat yang didukung oleh hibah Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Ditjen Dikti), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.





Data terkini menunjukkan bahwa Provinsi Banten telah menghasilkan 4,95 juta ton sampah dalam tiga tahun terakhir, dengan lonjakan volume sebesar 30% pada tahun 2022 dibandingkan tahun sebelumnya.





Kondisi ini telah mendorong tempat pembuangan akhir (TPA) seperti Cipeucang di Serpong mencapai kapasitas maksimalnya, menggarisbawahi urgensi keterlibatan berbagai pihak dalam penanganan masalah ini.





Bank Sampah Melati, yang diinisiasi oleh warga setempat, hadir sebagai solusi grassroots untuk menekan volume sampah rumah tangga. Lembaga ini menerima sampah daur ulang seperti plastik dan kardus, yang kemudian dikonversi menjadi nilai rupiah yang dapat disimpan dan diambil oleh warga.





Namun, sistem pencatatan manual yang selama ini digunakan menjadi kendala dalam optimalisasi operasional bank sampah tersebut.





Menanggapi situasi ini, tim Universitas Paramadina yang dipimpin oleh Adrian Wijanarko mengambil langkah proaktif.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X