"HKB bukan hanya sekadar peringatan saja, namun juga melatih dan mengingatkan warga melakukan simulasi, bagaimana masyarakat bersiap menghadapi bencana," tegas Zulviton.
Ia menekankan pentingnya masyarakat untuk membekali diri dengan pengetahuan dan keterampilan dalam menghadapi bencana. "Bagaimana masyarakat dapat membekali dirinya untuk lebih waspada dan siap menghadapi bencana," harapnya.
BPBD Kota Padang tidak berhenti pada peringatan semata. Lembaga ini juga mengadakan serangkaian kegiatan edukatif dan interaktif untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat.
Di antaranya adalah lomba video kesiapsiagaan bencana yang terdiri dari dua kategori: lomba video lagu mars tangguh antar Kelompok Siaga Bencana tingkat kelurahan se-Kota Padang, serta lomba video kesiapsiagaan untuk Satuan Pendidikan tingkat SD dan SMP se-Kota Padang.
Tidak berhenti di situ, BPBD juga menggelar kampanye kesiapsiagaan bencana melalui berbagai platform. Talkshow di radio, simulasi evakuasi tsunami (tsunami drill), kuliah umum kebencanaan, serta penyebaran poster dan imbauan kesiapsiagaan melalui media sosial dan interaksi langsung dengan masyarakat. (fru)