Normalisasi Sungai Ngarai Sianok Jadi Prioritas Pascabanjir Bandang

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Rabu, 5 Juni 2024 | 17:16 WIB


Sumbardaily.com, Bukittinggi - Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah menegaskan normalisasi Sungai Ngarai Sianok menjadi prioritas utama. Langkah ini dianggap penting untuk mencegah kembali terjadinya bencana banjir bandang di kemudian hari.





Hal itu disampaikan Mahyeldi usai meninjau langsung dampak banjir bandang yang melanda kawasan Ngarai Sianok, Bukittinggi, Selasa (4/6/2024).





Mahyeldi menyampaikan bahwa setelah menyusuri aliran sungai, ditemukan sejumlah permasalahan yang berkontribusi terhadap terjadinya banjir bandang, seperti tingginya sedimentasi, longsor di hulu sungai, serta tumpukan sampah.





"Kita telah melihat langsung dampak dari kejadian banjir di Ngarai Sianok. Setelah menyusuri sungainya, ternyata juga terjadi longsor di hulu. Sedimennya sudah tinggi sehingga sungai menjadi sangat dangkal," ungkap Mahyeldi.





Ia menambahkan, berdasarkan pengamatan di lapangan, diketahui bahwa sekitar 100 meter area perbukitan di kawasan tersebut telah runtuh dan menyebabkan longsoran. Selain itu, timbunan sampah turut memicu terjadinya banjir bandang.





"Ini perlu kita rapatkan terlebih dulu bersama Pemko Bukittinggi dan Pemkab Agam, dengan leading sector Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi (SDABK). Normalisasi perlu dilakukan, dengan penggalian sedimen dan kemudian ditimbunkan ke kiri dan kanan sungai," terang Mahyeldi.





Regulasi terkait normalisasi sungai diharapkan dapat segera ditetapkan, baik dalam bentuk Peraturan Gubernur (Pergub) maupun Peraturan Wali Kota (Perwako). Selain itu, Mahyeldi juga mengimbau masyarakat untuk tidak membuang sampah ke sungai dan bantaran sungai.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X