Turunkan Kasus Stunting, Pemko Padang Panjang Lakukan Upaya Ini

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Senin, 3 Juni 2024 | 15:36 WIB


Sumbardaily.com, Padang Panjang - Pemerintah Kota (Pemko) Padang Panjang akan melaksanakan intervensi serentak untuk percepatan penurunan stunting.





Kegiatan yang akan dimulai pada Rabu (5/6/2024) ini melibatkan 15 Posyandu sebagai garda terdepan dalam penanganan masalah stunting.





Saat ini, angka prevalensi stunting Kota Padang Panjang berdasarkan data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 mencapai 15,8 persen. Meski terjadi penurunan 1 persen dari 16,8 persen pada 2022, namun masih belum memenuhi target nasional 14 persen.





Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Padang Panjang, Rahmaisa menjelaskan, pada intervensi serentak tersebut, seluruh balita akan ditimbang berat badan dan diukur panjang badan maupun tinggi badan. Sementara ibu hamil akan diukur lingkar lengan atas (LiLA).





Bila ditemukan balita bermasalah gizi, berat badan tidak naik, berat badan kurang, gizi kurang, gizi buruk, stunting, dan ibu hamil kekurangan energi kronis (KEK), akan dilakukan pemeriksaan ulang di Puskesmas.





"Jika ditemukan kasus stunting, akan dilakukan tatalaksana stunting. Bagi balita dengan berat badan tidak naik, berat badan kurang, atau gizi kurang, akan mendapat bimbingan dari dokter. Adapun ibu hamil dengan KEK akan menerima makanan tambahan," ujarnya saat rapat koordinasi Persiapan Intervensi Serentak Percepatan Stunting dan Pelayanan KB Sejuta Akseptor, Senin (3/6/2024).





Intervensi lainnya yang akan dilakukan adalah pemberian bantuan sosial tunai-nontunai bagi keluarga miskin dengan balita bermasalah gizi dan ibu hamil KEK.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X