Selain itu, penutupan tersebut juga bertujuan untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, seperti kecelakaan atau bencana alam.
“Kami akan terus melakukan patroli pengawasan dan pengamanan aktivitas pendakian di kawasan konservasi. Kami juga akan meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak melakukan pendakian di luar jadwal yang telah ditentukan,” ujar Lugi. (*/red)