Bukittinggi Bisa Lumpuh Karena Sampah: Cerita Masyarakat Peduli Sampah di Bukit Apit Puhun

Photo Author
Dharma Harisa, Sumbardaily.com
- Minggu, 31 Desember 2023 | 10:07 WIB
Warga Bukit Apit Puhun manfaatkan sampah organik sebagai pakan ikan. (Foto: Dok Dharma Harisa)
Warga Bukit Apit Puhun manfaatkan sampah organik sebagai pakan ikan. (Foto: Dok Dharma Harisa)


Sumbardaily.com, Bukittinggi - Kota Bukittinggi, sebuah destinasi wisata yang indah di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), menarik perhatian tidak hanya karena kekayaan budaya, sejarah, dan alamnya yang menakjubkan, tetapi juga karena tantangan yang dihadapinya. Terutama dalam pengelolaan sampah.





Bukittinggi termasuk kota penghasil sampah terbesar di Sumbar. Tingginya jumlah kunjungan masyarakat luar ke Bukittinggi untuk berwisata, mengakibatkan volume sampah turut meningkat.





Berdasarkan data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), saat ini terdapat 125.23 ton timbulan sampah harian yang dihasilkan dari kegiatan masyarakat di Bukittinggi.





Dengan jumlah penduduk sekitar 121.588 jiwa, masing-masing orang setidaknya menghasilkan satu kilogram sampah per harinya. Di antaranya 55,98 persen merupakan sampah oragnik yang terdiri dari makanan dan tumbuhan, dan 44,02 adalah sampah anorganik.





Selain itu, kenaikan timbulan sampah setiap tahunnya juga di Bukittinggi. Pada tahun 2019, Bukittinggi menghasilkan 113.43 ton timbulan sampah setiap harinya. Dengan produksi timbulan sampah tahunan sebanyak 41,402.80 ton.





Sedangkan pada tahun 2022, kota wisata itu menghasilkan 45,707.54 ton sampah per tahun. Terjadi peningkatan 10,40 persen produksi sampah di Kota Bukittinggi selama tiga tahun terakhir.





Terlebih saat ini, Bukittinggi tidak memiliki Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPAS). Sampah-sampah yang ada di Bukittinggi akan di bawa ke TPAS Regional Sumbar di Kelurahan Padang Karambia, Kecamatan Payakumbuh Selatan, Kota Payakumbuh.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Dharma Harisa

Tags

Rekomendasi

Terkini

X