“Prajurit yang gugur ini mengalami tembakan di pelipis sebelah kanan. Sementara rekannya terkena serpihan peluru di perut sebelah kanan, amunisi itu sudah diangkat dan kondisinya sudah normal kembali,” katanya, Rabu (27/12/2023).
Satu prajurit lainnya yang mengalami tembakan yakni Pratu Frangky Gulo.
Kopda Hendrianto diketahui merupakan tentara yang ditugaskan di Pos Satuan Tugas (Satgas) Yonif 133/Yudha Sakti Pos Bousha, Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya. (*/red)