Wamenparekraf di Forum PBB: Sektor Ekraf Penting dalam Pembangunan Ekonomi Inklusif

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Sabtu, 9 September 2023 | 08:00 WIB
Wamenparekraf RI Angela Tanoesoedibjo  saat menjadi pembicara kunci di High-Level Briefing and Panel Discussion yang diselenggarakan PBB di Amerika Serikat, Kamis (7/9/2022). (Foto: Dok Kemenparekraf)
Wamenparekraf RI Angela Tanoesoedibjo saat menjadi pembicara kunci di High-Level Briefing and Panel Discussion yang diselenggarakan PBB di Amerika Serikat, Kamis (7/9/2022). (Foto: Dok Kemenparekraf)


Sumbardaily.com, New York - Di forum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamenparekraf) RI Angela Tanoesoedibjo menekankan pentingnya sektor ekonomi kreatif (ekraf) dalam pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.





Angela saat menjadi pembicara kunci di High-Level Briefing and Panel Discussion dengan tema “Promoting Creative Economy for Sustainable Development” yang diselenggarakan oleh PBB di Amerika Serikat, Kamis (7/9/2022) mengatakan, ekonomi kreatif melibatkan pemberdayaan perempuan dan pemuda sehingga menciptakan kesejahteraan dan kemandirian.





“Industri kreatif memiliki peran yang sangat penting, khususnya pembangunan ekonomi yang inklusif melalui pengembangan inovasi dan memberikan kesempatan yang sama untuk memberdayakan perempuan dan pemuda,” kata Angela. 





Ia juga menyampaikan tahun 2021 merupakan tahun yang penting bagi industri kreatif, karena tahun tersebut dinyatakan sebagai The international year of the creative economy for sustainable development.





Deklarasi itu menjadi harapan bagi para pelaku kreatif dan pemangku kepentingan, serta sebuah pengingat bahwa kekuatan industri bergantung pada kreativitas seseorang.





Menurutnya, industri ini memainkan peran penting dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia, terutama saat pandemi Covid-19. Tercatat terjadinya pertumbuhan konsumsi media yang meningkat selama pembatasan sosial. 





“Kami juga menyaksikan percepatan pemulihan dalam industri kreatif pascapandemi karena permintaan dan kebutuhan yang lebih banyak atas barang dan jasa kreatif,” sebut Angela. 


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X