"Kita sering mendengar, yang lebih penting adalah sumber daya manusia, human capital, dan bukan natural capital. Pendidikan sangat penting, dan Semen Padang hadir di sini untuk membantu pemerintah dalam mewujudkan sumber daya manusia. Maka dari itu, jangan sampai anak-anak berhenti sekolah karena biaya," ujar Oktoweri.
Ketua Yayasan Igasar Semen Padang Abdul Hakim Lubis, juga mengucapkan terima kasih kepada PT Semen Padang atas bantuan biaya pendidikan yang telah diberikan kepada SD Bustanul Ulum. Dia juga membagikan sejarah sekolah ini, yang awalnya merupakan Madrasah Tsanawiyah dan Aliyah yang didirikan pada tahun 1979.
PT Semen Padang juga telah membantu pendidikan di masa itu, bahkan sebelum SD Bustanul Ulum didirikan.
"Untuk itu, kepada orang tua atau wali murid, serta masyarakat Batu Busuk, mari kita doakan Semen Padang agar tetap survive di tengah ketatnya persaingan industri semen saat ini, sehingga Semen Padang terus dapat berkontribusi dalam memajukan pendidikan di Batu Busuk ini," imbuhnya.
Kepala Bidang P2MP Disdikbud Kota Padang Indriyedi Bakri, dan Camat Pauh Yoserizal juga mengapresiasi peran PT Semen Padang dalam mendukung pendidikan. Mereka menekankan bahwa pendidikan adalah tanggung jawab bersama, dan kontribusi dari pihak swasta seperti PT Semen Padang sangat berarti.
Ketua Komite SD Bustanul Ulum Anwar Z, menambahkan bahwa sekolah ini telah lama mendapat dukungan penuh dari PT Semen Padang dalam hal sarana dan prasarana sekolah.
"Melalui bantuan ini, kami pun berharap ke depannya sekolah ini dapat semakin maju dan siap bersaing dengan sekolah unggulan yang ada di Padang," kata Anwar.
Wali Murid, Meliza Oktaviani juga mengapresiasi bantuan dari PT Semen Padang. Dia merasa bersyukur karena bantuan tersebut akan memotivasi anak-anak mereka untuk lebih rajin belajar dan meningkatkan prestasi.