“Sebab jumlah pengguna kendaraan pribadi dengan sendirinya akan berkurang” ungkap Hendri.
Trans Padang merupakan program Pemerintah Kota (Pemko) Padang dalam pengembangan moda transportasi massal.
Program ini dikelola dan dilaksanakan oleh Perumda Padang Sejahtera Mandiri (PSM).
Menurut Direktur Perumda PSM, Rico Rahmadian Albert, koridor VI melewati 67 halte mulai dari Pusat Kota, Limau Manis, hingga Kampus Unand.
“Ada 10 bus yang beroperasi di Koridor VI ini. Setiap bus dilengkapi kamera pengawas dan alat pemantau yang bisa mendeteksi sopir mengemudi ugal-ugalan,” kata Rico.
Bus Trans Padang masih menggunakan sistem pembayaran nontunai berupa uang elektronik. “Tarif sekali jalan Rp3500 bagi masyarakat umum dan Rp1500 untuk pelajar dan anak-anak,” papar Rico. (ik)