Selain itu, Bumnag harus mencari pangsa pasar untuk menjual produk sayuran sehat bersertifikat prima 3 dengan memperhatikan kemampuan produksi para petani.
“Misalnya, para petani hanya rutin menghasilkan tiga produk sayuran sehat, seperti cabai, bawang, tomat, nah itu dicari pasarnya. Jadi bisa memenuhi kebutuhan atau permintaan pasar,” jelas Ratni.
Untuk itu, sebut Ratni, untuk bisa menggarap pemasaran sayuran sehat harus dimulai dengan membuat rencana bisnis. Jika rencana bisnis telah ada, tahap pertama lakukan pemetaan produksi agar ketersediaan produk bisa terjamin.
“Sehingga harga produk sayuran sehat ini bisa kita naikkan. Angkanya bisa sampai 10-30 persen dari harga sayur yang diproduksi secara konvensional,” ucap Ratni. (adv/ik)